Tautan

Data Kunjungan

651631
Hari iniHari ini9
Minggu iniMinggu ini419
Bulan iniBulan ini953
TotalTotal651631

Abstrak

ROTUA PARDOSI, Meningkatan Motivasi Berbicara Bahasa Inggris Melalui Bermain Peran

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi berbicara bahasa Inggris siswa kelas VII-4 Sekolah Menengah Pertama Negeri 80 Jakarta melalui metode bermain peran  Penelitian dilakukan dengan dua siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan dalam satu siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.

Indikator-indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah terjadinya diskusi, tanya jawab, interaksi pada siswa yang ditandai dengan tidak ada siswa yang bercanda dan pasif dalam kelompok, siswa sudah menguasai kosa kata yang berhubungan dengan topik pelajaran dan siswa dapat memainkan peran. Indikator-indikator ini dalam siklus 1 belum tercapai, tetapi di siklus 2 indikator-indikator itu dapat tercapai. Dari hasil kuesioner motivasi berbicara bahasa Inggris terlihat adanya peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2, yaitu pada rentang nilai 11-- 16 oleh 18 siswa (51,43%) menjadi 27 siswa (77,14%), sedangkan  pada rentang nilai 6–10 terjadi penurunan yaitu  oleh 15 siswa  menjadi 8 siswa. Dari hasil observasi motivasi berbicara siswa terjadi peningkatan dari 67,40 % menjadi 82,10%.  Dari hasil  catatan  guru dan observer pada siklus 2 tidak ada lagi siswa yang bercanda dan pasif, siswa sudah menguasai kosa kata yang berhubungan dengan topik pelajaran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan motivasi berbicara bahasa Inggris  pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 80 Jakarta..

Kata kunci:  Motivasi, Berbicara,Metode Bermain Peran.